Senin, 12 Maret 2012

' SUNDANISE WISDOM '


BAHAN PAGUNEMAN AWAL TAHUN
MEMBANGUN KARAKTER KI SUNDA MELALUI
KONSEP ALAMCERDAS DAN KEARIFAN BUDAYA SUNDA
LSS-ITB, BANDUNG 11 JANUARI 2011



REVOLUSI HIJAU DARI TATAR SUNDA
NGANGON KALAKAY JEUNG TUTUNGGUL
( TANAMAN SEBAGAI PABRIK MIKRO BIOMASSA)


oleh  
Dr.Ir.Mubiar Purwasasmita
Ketua Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda
Dosen Fakultas Teknologi Industri ITB Program Studi Teknik Kimia
Kelompok Keahlian Perancangan dan Pengembangan Proses Teknik Kimia
Jalan Ganesha No. 10  Bandung 40132


Abstrak
Hipotesa keilmuan yang  melandaskan diri pada keterbatasan sumberdaya alam karena pertambahan penduduk ternyata tidak benar dan mengingkari  keyakinan kehadiran Kasihsayang dan Kemahadilan Allah Yang Maha Kuasa.  Keberlanjutan kehidupan manusia justru  memerlukan pertambahan kehidupan lain yaitu tanaman dan binatang, sehingga hipotesa keilmuan yang seharusnya diterapkan adalah memelihara dan menjamin terjadinya keseimbangan antara pertambahan penduduk dengan pertambahan tanaman dan binatang. Pertambahan kehidupan  memerlukan ruang  hidup untuk tumbuh, begerak, menyimpan pasokan air dan udara sebagai sumber kehidupan. Dengan demikian dapat diidentifikasi adanya dua siklus utama yang berinteraksi kuat  dalam suatu ekosistem yaitu siklus ruang dan siklus kehidupan, yang seharusnya menjadi sasaran semua upaya keilmuan. Rujukan hipotesa baru ini akan mencetuskan berbagai kegiatan ramah lingkungan dan ramah kehidupan, seperti pertanian, perindustrian, perekonomian, dan pengembangan wilayah yang  ramah lingkunga, yang dapat ditunjukkan dengan  senantiasa terjadi peningkatan produksi biomassa.
Penerapan hipotesa baru keilmuan pada olahlahan membuka inovasi penggunaan  kompos sebagai generator siklus ruang dan mikroorganisme lokal (MOL) sebagai pemicu terjadinya siklus kehidupan, dan bangunan  keterkaitan alami, hayati dan insani secara utuh sehingga  mampu membuka paradigma baru penyuburan bumi untuk mewujudkan kesejahteraan penduduknya, khususnya bagi para petani, yang diawali dengan menghadirkan upaya alami meningkatkan jumlah dan kualitas produksi biomassa.
Kata Kunci :
Koreksi Hipotesa Keilmuan, Siklus  Ruang, Siklus Kehidupan, Infrastruktur Alam, Infrastruktur Buatan,  Siklus Udara, Siklus Air, Siklus Biomassa, Ekosistem Bioreaktor-Tanaman, Kompos, Mikroorganisme lokal (MOL), Intensifikasi Proses (PI), Production on demand (POD),


1.      Koreksi Hipotesa Keilmuan

2.      Konsep Alam Cerdas Indonesia

3.      Peran Hutan dan Semak Belukar sebagai Infrastruktur Alam

4.      Keterkaitan Ekosistem Multiskala

5.      Rancangan Penerapan

6.      Menerapkan Tani Ramah Lingkungan di Rumah, Kota dan Desa

7.      Peningkatan Produksi Biomassa

8.      Kesimpulan




Flag Counter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar